Wow Terkuak Alur dari Calo ke Pejabat! Ditangkap Pungli SIM, Kapolres Kediri Terima Rp50 Juta Per Minggu






Screenshoot Video tribun-video

Moslemcommunity - Kasus pungutan liar (pungli) pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Kediri terbongkar.

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Tim Satgas Saber Pungli Mabes Polri tersebut turut menyeret Kapolres Kediri AKBP ER.

Tribun-Video.com melansir Kompas.com, Selasa (22/8/2018), penangkapan Kapolres Kediri berawal dari tertangkapnya lima calo, yaitu Har (36), Bud (43), Dwi (30). Alex (40), Yud (34) pada Sabtu (18/8/2018) dan seorang PNS berinisial An.

Kasus tersebut terbongkar setelah ada laporan dari warga tentang adanya dugaan pungli SIM di Satpas Polres Kediri.

Apalagi berdasarkan informasi, para pemohon SIM dikenakan biaya di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dengan jumlah yang bervariasi.

Yaitu, antara Rp500 ribu hingga Rp650 ribu per orang, tergantung jenis SIM.

Sementara itu, melansir Tribunnews.com, dari hasil tersebut, Rp300 ribu disetorkan kepada An dan dikumpulkan oleh An.

Uang tersebut dikumpulkan An kepada oknum personel Polres Kediri berinsial Bripka IK.

Bripka IK lantas mengumpulkan uang dan diduga menyetorkannya setiap minggu ke kapolres sebanyak Rp40-50 juta.

Uang tersebut diduga juga disetorkan ke kasat lantas Rp10-15 juta.

Selain itu, Baur SIm dan KRI diduga memperoleh setoran Rp2-3 juta per minggu.

Sementara itu, Kadiv Propam Polri Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, AKBP ER terbukti terlibat dalam dugaan pungli SIM.

"Iya benar terbukti, Kapolres (AKBP ER) diproses pelanggaran profesi dan etik. Saat ini akan kita proses lanjut untuk pelanggaran profesi," katanya dikutip dari Tribunnews.com.

Menurutnya, AKBP ER terancam sanksi dari demosi hingga pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).







Simak video selengkapnya di atas!

(Sumber)


Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: