Waduh! Airlangga Gagal Cawapres, Fadel: Golkar Pecah dan Suaranya Merosot







Dewan Pembina Partai Golkar Fadel Muhammad (Foto: breakingnews)

Moslemcommunity - Dewan Pembina Partai Golkar Fadel Muhammad menyatakan, partainya kecewa karena Ketua Umum Airlangga Hartarto gagal menjadi cawapres Jokowi pada Pilpres 2019. Selain pecah, suara partai bersimbol beringin ini juga terancam merosot.

Fadel menyampaikan hal itu menanggapi terpilihnya Ma'ruf Amin sebagai cawapres Jokowi. Padahal, Golkar menginginkan Airlangga yang terpilih sebagai pendamping Jokowi.

Setelah Airlangga gagal menjadi cawapres, kata Fadel, Partai Golkar mengalami perpecahan. Indikatornya adalah kader partai terbelah ke dalam dua agenda yang berbeda.

"Sebagian ada yang fokus pada Pilpres untuk memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Satu lagi fokus pada Pileg untuk menjaga suara Golkar. Ini Golkar terancam merosot karena tidak memiliki kader yang menjadi calon presiden ataupun wakil presiden," kata Fadel saat dihubungi TeropongSenayan, Rabu (22/8/2018).

Sebenarnya, kata mantan menteri kelautan dan perikanan ini, Partai Golkar mengharapkan Jokowi memilih pendampingnya dari kader Golkar.

"Kita berharap Jokowi pilih cawapresnya dari Golkar. Tapi kenyataanya Maruf Amin yang dipilih," kata ia.

Fadel juga mengungkapkan bahwa Partai Golkar sangat serius mendorong Airlangga sebagai cawapres Jokowi.

"Kita sudah beritahu ke daerah-daerah bahwa Golkar ingin Jokowi pilih Airlangga," kata Fadel.

Fadel mengkhawatirkan kursi Golkar DPR akan merosot dengan tidak dipilihnya kader Golkar sebagai cawapres.

"Saya khawatir kursi Golkar akan menurun. Karena yang akan diuntungkan hanya PDIP dan Gerindra yang mempunyai sosok capres," cetusnya.

Dirinya juga tidak mengetahui jatah menteri yang akan diberikan oleh Jokowi kepada Golkar.

"Saya tidak tahu berapa kursi yang akan dikasih untuk Golkar," kata dia. (Sumber)


Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: