PPP Anggap Zulkifli Hasan Curi Start Kampanye Kenalkan Sandi sebagai Cawapres, Ini Tanggapan Bawaslu








Moslemcommunity - Ketua MPR Zulkifli Hasan dianggap PPP mencuri start kampanye saat mengenalkan Sandiaga Uno sebagai cawapres di hadapan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Begini respons Bawaslu.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menilai, saat ini belum ada penetapan capres dan cawapres resmi dari KPU. Sehingga pihak Bawaslu juga belum dapat menindak apa yang dilakukan Zulhas itu.

"Bawaslu dalam konteks ini melihat peserta pemilu belum ada untuk capres dan cawapres belum ada, kan belum ditetapkan oleh KPU. Jadi Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu belum dapat menyentuh, karena belum ditetapkan (pasangan capres)," kata Fritz saat dihubungi detikcom, Rabu (29/8/2018).

Fritz mengatakan dalam UU Pemilu kampanye dilakukan dengan menyampaikan visi, misi dan citra diri pasangan. Namun ia mengatakan saat ini belum memasuki masa kampanye, dan akan dimulai pada 23 September mendatang.

"Kita tetap kembali pada ayat 135 dan 128 dari UU 7 tahun 2017. Kampanye pemilu itu kegiatan gimana pasangan peserta pemilu menyampaikan visi dan misi dan citra diri," kata Fritz

"Kan sekarang belum masuk masa kampanye, beda kalau sekarang sudah masuk masa kampanye," sambungnya.

Terkait penyampaian politik di dalam kampus, Fritz mengatakan dapat dilihat apakah terdapat UU lain yang dilanggar. Namun ia mengatakan hal tersebut bukan menjadi ranah Bawaslu.

"Tapi kita lihat apakah ada UU lain yang dilanggar. UU pendidikan, itu kita harus lihat pada undang- undang lain tapi itu bukan masuk ranahnya Bawaslu," kata Fritz.

Namun, menurutnya bila telah memasuki jadwal kampanye, maka penyampaian materi politik dalam kampus merupakan pelanggaran. Tidak hanya kampus, penyampaian materi politik atau kampanye juga tidak boleh dilakukan dalam tempat ibadah dan kantor pemerintahan.

"Tapi kalau sudah masuk tahapan kampanye di kampus itu gak boleh melanggar pasal 280, kalau sudah masuk tahap kampanye dan sudah ditetapkan capresnya. Tideak boleh itu di tempat pendidikan, tempat ibadah dan kantor pemerintah," tuturnya.

Zulkifli sebelumnya memperkenalkan Sandiaga sebagai bakal cawapres dalam sambutan pada acara orientasi mahasiswa baru di kampus UMJ tersebut. Sekjen PPP Arsul Sani menyebut Zulhas mencuri start kampanye.

"Kalau dia melakukan itu sekarang, siapa pun pengurus politik berarti dia mencuri start. Kedua, sekali lagi kita harus perhatikan posisi kita, Pak Zul kan Ketua MPR, jadi nggak ada kemudian, (Zulkifli berpikir), 'Saya saat ini sedang berposisi sebagai ketum parpol yang dukung paslon ini.' Karena itu, kemudian saya lepaskan baju," kata Arsul di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2018). (Sumber)


Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: