Waduh! Viral Video TKA China Bikin Warganet Meradang, Luhut: Tenaga Kerja Lokal Kurang Bagus



Moslemcommunity.net - Viral video pemberangkatan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok dari Kampung Butung, Kelurahan Kasilampe, Kendari menuju Morowali, menjadi perbincangan hangat warganet.

Warganet bingung, TKA asal Tiongkok tersebut diperlakukan bak wisatawan mancanegara.




Terkait kehadiran ribuan TKA di Morowali, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan pun sibuk memberi alasan.

Menurut Luhut, investor kesulitan mendapat tenaga kerja lokal yang memenuhi standar mereka. Alasannya, kualitas pendidikan di wilayah setempat masih kurang baik.

"Kami sadar, di luar Jawa di daerah terpencil (investor) kewalahan mendapat tenaga ahli. Kenapa? Karena berbelas tahun tidak membuka politeknik. Contoh Morowali. Ada 2.400 pegawai Tiongkok dan naik jadi 2.700. Karena ada pabrik baru," ujarnya di Jakarta, Jumat, 11 Mei 2018 lalu seperti dirilis JawaPos.

Luhut mengaku tidak bisa menjamin pengurangan para pekerja asing sampai mendapat tenaga ahli yang sesuai. Oleh karena itu, pembangunan politeknik diharapkan mampu menjadi solusi dari minimnya tenaga ahli di wilayah setempat.

"Kapan mau diturunkan? Tergantung ketersediaan tenaga ahli," tambah Luhut.

Luhut menegaskan, kemampuan SDM lokal di Morowali ternyata kurang bagus pada bidang tertentu.

"Ternyata mereka di sana (Morowali) banyak yang kurang bagus seperti di bidang matematika, fisika, komputer dan lainnya," ungkapnya.

Benarkah kualitas SDM Indonesia serendah itu?

Rahmat Ramadhan, salah seorang warga lokal Morowali menjelaskan, bahwa TKA asal Tiongkok yang bekerja di salah satu perusahaan asing di Morowali bukan hanya pekerja ahli, namun juga pekerja kasar.

“Tenaga AHLI dari Tiongkok, mungkin kuli bangunan di negara ini belum ahli,sampai harus Impor TKA.” tulisnya Rahmat melalui akun media sosialnya @RahmatR35554528.



Rahmat juga mengunggah beberapa foto yang memperlihatkan para tenaga kerja asal China yang sedang bekerja sebagai buruh bangunan.



 Berikut videonya.



(PI)

[http://news.moslemcommunity.net]
Banner iklan disini
loading...