Tak Terima Diungkit Soal Barang Mewah Sitaan, Najib Seret Mahathir







Mahathir Mohamad (kiri) dan Najib Razak (kanan) Foto: Malay Mail

Moslemcommunity.net - PETALING JAYA -- Pihak kepolisian Malaysia merilis nilai barang-barang mewah yang disita dari enam tempat tinggal mantan Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak senilai 1 miliar ringgit Malaysia beberapa waktu lalu. Najib bersikeras bahwa menerima hadiah bukan termasuk pelanggaran hukum.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Malaysiakini pada rabu (27/6), Najib mengatakan bahwa sebagai kepala pemerintahan selama bertahun-tahun, ia telah diberi banyak barang oleh para pemimpin asing serta teman-teman pribadi. Menurut dia, hadiah-hadiah ini diakumulasikan selama beberapa dekade.

"Sebagai contoh, (Perdana Menteri) Dr Mahathir (Mohamad) mengaku menerima 40 kuda dari teman-temannya dan para pemimpin asing, dan dia secara terbuka menggunakan banyak jet perusahaan dari teman-temannya, sehingga tidak ilegal untuk menerima hadiah," kata Najib seperti dikutip The Star, Kamis (28/6).

Dalam wawancara sebelumnya dengan Reuters, Najib mengatakan bahwa sebagian besar barang-barang mewah yang disita adalah 'hadiah' yang diberikan kepada istri dan putrinya. Serta menurutnya tidak ada hubungannya dengan 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Ketika ditanya apakah itu etis bagi seseorang dalam posisinya untuk menerima hadiah berharga, Najib menyebut istri mantan Presiden AS Barack Obama, Michelle Obama, menerima jutaan dolar AS dari penguasa Saudi, Raja Abdullah Abdulaziz Al Saud. “Dan ketika Raja Salman mengunjungi Indonesia baru-baru ini, dia juga memberi hadiah senilai jutaan dolar AS. Jadi beberapa raja ini di negara-negara tertentu, itu bagian dari budaya mereka untuk memberikan barang-barang mahal.

“Misalnya, barang-barang yang diberikan kepada saya oleh raja-raja ini, saya belum menggunakannya. Saya menyimpannya karena saya tidak menggunakan barang-barang yang sangat mahal seperti yang diketahui teman-teman saya. Saya tidak menggunakan jam yang mengandung batu berharga," tambahnya.

Ketika diminta untuk menguraikan pernyataannya bahwa tidak sah untuk menerima hadiah semacam itu, Najib mengatakan itu tidak ilegal. "Jika hadiah itu diberikan kepada Anda oleh kepala negara lain, seperti pada kesempatan seperti ulang tahun Anda, dan tidak mengharapkan imbalan apa pun," kelitnya.

Najib juga menunjukkan bahwa Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad telah hilang dalam catatan terkait menerima 40 kuda dari teman-temannya. "Saya yakin ada hadiah lain yang dia terima juga sepanjang karirnya," tambahnya.

Najib mengungkapkan bagaimana ia dekat dengan almarhum raja Abdullah, yang telah memberinya kehormatan tertinggi Arab Saudi. Penghargaan ini biasanya disediakan untuk sekutu terdekat negara itu, yang termasuk mantan presiden AS Obama dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Najib mengatakan dia telah merencanakan untuk memasukkan hadiah-hadiah ini di museum-museumnya di beberapa titik waktu. Dia menambahkan bahwa museum Dr Mahathir di Langkawi memiliki 9.000 barang.

“Itulah niat saya. Anda tahu, menempatkan mereka dalam sebuah pameran, karena benar-benar, barang-barang itu, saya tidak pernah menggunakannya," tambahnya.

“Saya tahu ada beberapa cincin mahal, tetapi saya tidak pernah menggunakannya karena saya tahu harganya mahal. Dan saya tahu, sebagai seorang pemimpin, saya seharusnya tidak menggunakannya dan barang-barang ini tidak akan digunakan dan akan menjadi bagian dari galeri yang akan dipamerkan," ujarnya.

Dalam konferensi pers pada Rabu (27/6), polisi mengungkapkan bahwa uang tunai dan barang-barang yang disita dari tempat tinggal terkait dengan Najib berjumlah antara 900 juta ringgit hingga 1,1 miliar ringgit. Barang-barang ini termasuk lebih dari 12 ribu potong perhiasan, terdiri dari 2.200 cincin, 1.400 kalung, 2.100 gelang, 2.800 pasang anting-anting, 1.600 bros dan 14 tiara.

"Barang paling mahal adalah kalung yang memiliki nilai setidaknya 6 juta ringgit," kata direktur Federal Commercial Crime Investigation Department (CCID) Datuk Seri Amar Singh.

Barang-barang lainnya yang disita termasuk 423 jam tangan senilai 78 juta ringgit dan 567 tas yang terdiri dari 37 merek mewah, dengan nilai perkiraan 51,3 juta ringgit. (Republika)

[http://news.moslemcommunity.net]


Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: