Cabup Ditahan KPK, PDIP tetap Gelar Kampanye Akbar, Hahahaha






Cabup Ditahan KPK, PDIP tetap Gelar Kampanye Akbar, Hahahaha

Moslemcommunity.net - Tulungagung – PDIP dan Partai NasDem menggelar kampanye akbar untuk pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung Syahri Mulyo-Maryoto Birowo (Sahto). Kampanye digelar tanpa dihadiri calon bupati, karena ditahan KPK.

Kampanye terbuka yang digelar di halaman GOR Lembu Peteng tersebut dihadiri Cawabup Tulungagung Maryoto Birowo, istri Cabup Syahri Mulyo serta ribuan pendukung. Selain itu sejumlah politikus DPP PDIP juga turut hadir, diantara anggota DPR RI Arteria Dahlah, Budi Yuwono dan Eva Kusuma Sundari.

Dalam orasinya, Eva Kusuma Sundari meminta seluruh organ partai untuk bekerja keras memenangkan pasangan nomor urut 2 tersebut. Selain calon bupati, ia juga berpesan kepada para pendukung untuk memenangkan pasangan Cagub dan Cawagub Jatim, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

“Siapkan kemenangan Sahto, berikan pemahaman kepada saudara dan para tetangga sehingga apa yang kita harapkan dalam pemilihan bisa tercapai,” ujar Eva, Kamis (21/6/2018).

Sementara itu Arteria Dahlan juga memberikan orasi politik untuk pemenangan kandidat yang diusung PDIP. Anggota DPR RI ini menyentil kasus yang dialami Syahri MUlyo, ia menyebut partainya tetap berkomitmen untuk melawan korupsi. Bahkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri akan memecat kadernya yang terbukti melakukan korupsi.

Namun dalam kasus yang dialami calon Bupati Syahri Mulyo, Arteria mengangap kasus tersebut berbeda. Karena yang bersangkutan tidak terbukti terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT). Bahkan ia menduga OTT tersebut adalah agenda politik untuk memenangkan calon lain.

“Satu satunya yang mendapatkan bantuan hukum adalah Syahri Mulyo,” ujar Arteria.

Istri Syahri Mulyo, Wiwik Wijayanti yang ikut hadir dalam kampanye akbar itu optimistis pasangan nomor urut dua bisa memenangkan pilkada Tulungagung 27 Juni mendatang mesipun suaminya saat ini sedang tersandung masalah hukum.

“Bapak Sahto milik rakyat, terimakasih atas dukungannya dan terimakasih semuanya yang tetap semangat mendukung bapak (Syahri MUlyo) di saat seperti ini,” ujarnya sambil menahan tangis.

Dikonfirmasi terpisah, Calon Wakil Bupati Tulungagung Maryoto Birowo optimistis masih mampu memenangkan kontestasi pilkada meskipun tanpa didampingi oleh calon bupati. Kasus yang dialami Syahri Mulyo dinilai tidak akan berdampak besar terhadap pilihan masyarakat.

“21 Juni kampanye terakhir Sahto, ini merupakan pemberitahuan kepada masyarakat bahwa Sahto masih eksis, masih komitmen untuk mewujudkan cita-cita untuk mensejahterakan masyarkat Tulungagung dengan berbagai program-program,” ujar Maryoto.

Pihaknya menilai masyarakat saat ini sudah tahu apa yang terjadi, sehingga ia akan tetap jalan terus untuk merebut kemenangan. Bahkan timnya menargetkan kemenangan diatas 60 persen .

Sebelumnya calon Bupati Syahri Mulyo ditahan KPK karena diduga menerima suap dalam proyek infrastruktur dari salah seorang kontraktor asal Blitar. Syahri ditetapkan tersangka bersama tiga orang, yakni kontraktor Susilo Prabowo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sutrisno serta seorang swasta Agung Prayitno.
(detik.com/21/6/18)

[http://news.moslemcommunity.net]


Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: