Paska Pengeroyokan Anggota DPRD Karawang Fraksi Partai Demokrat Hitler Nababan, Polisi Lakukan Ini

Anggota DPRD Karawang Dikeroyok. ©2018 Merdeka.com/Bram Salam

Moslemcommunity.net - Polisi menetapkan dua tersangka pengeroyokan anggota DPRD Karawang Fraksi Partai Demokrat Hitler Nababan.

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya mengungkapkan, dari tujuh orang yang diperiksa, dua orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka, yakni N dan AM.

Kedua tersangka dijerat Pasal 170 KUH Pidana. "Penetapan itu berdasarkan alat bukti berupa video, keterangan saksi, dan barang bukti lain," ujar Slamet Waloya di Mapolres Karawang, Rabu (23/5/2018).

Polisi belum melakukan penahanan terhadap kedua tersangka sebab masih melanjutkan proses pemeriksaan.

Slamet menyebut penetapan tersangka keduanya tidak berkaitan dengan instansi, perusahaan, maupun organisasi masyarakat (ormas).

"Perbuatan (pengeroyokan) ini bersifat pribadi," imbuhnya. Ia menyebut melakukan penyelidikan bukan berdasarkan pelaporan dari Hitler Nababan, melainkan polisi membuat pelaporan model A. Slamet mengatakan, pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain. "Jika ada bukti adanya tersangka lain, akan kami proses," tambahnya.

Pihaknya juga masih mendalami kasus pengeroyokan tersebut, termasuk perihal datangnya massa ke DPRD Karawang.

"Termasuk pengerahan masa spontanitas atau ada yang menggerakan," tambahnya.

Sementara soal meme yang diunggah Amin Rais dan Rizieq Shihab, polisi masih menunggu pelaporan dari pihak-pihak yang merasa dirugikan.

Sebelumnya, seorang anggota DPRD Karawang Hitler Nababan diamuk massa di Ruang Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Gedung Paripurna DPRD setempat, Selasa (22/5/2018).

Aksi tersebut dipicu meme Mantan Ketua MPR RI Amin Rais membonceng Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq di atas kompresor berkenalpot yang diunggah Hitler di grup Whatsapp Banggar DPRD Karawang. Pada meme itu Habib Rizieq tidak mengenakan pakaian yang kurang pantas. (kompas)

[http://news.moslemcommunity.net]
Banner iklan disini
loading...