Becak Akan Kembali ‘Dihidupkan’, Anies Baswedan Janji Sediakan Rute Khusus

Becak Akan Kembali ‘Dihidupkan’, Anies Baswedan Janji Sediakan Rute Khusus
Anies Baswedan naik becak saat berangkat menuju lokasi pengajian Habib Lutfi bin Yahya, Jumat (31/3/2017) pagi.

Moslemcommunity.net - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan akan kembali menghidupkan moda transportasi becak di Ibu Kota.

Menurut Anies becak masih menjadi kendaraan yang dibutuhkan di Ibu Kota. Ia pun berjanji akan mengatur agar para penarik becak mendapat kesempatan untuk merasakan kondisi yang lebih baik.

“Kami akan atur agar kebutuhan warga akan transportasi difasilitasi. Becak tidak akan ada kalau tidak ada kebutuhan atas becak. Untuk itu angkutan baru akan kita segerakan, bagian ini agar becak dapat beroperasi di rute yang ditentukan,” ucap Anies di depan perwakilan para penarik becak di acara peresmian persiapan community action planning (CAP) bersama 16 kampung di Taman Waduk Pluit, Minggu (14/1/2018).

Anies mengatakan, salah satu yang masih memerlukan keberadaan becak adalah ibu-ibu yang berbelanja di pasar. Menurutnya para ibu tidak dapat memanfaatkan ojek ataupun angkutan kota karena barang bawaan yang banyak.

Anies juga menyinggung perbaikan kesejahteraan para penarik becak. Tidak beroperasinya becak membuat para penarik becak kehilangan kesejahteraan hidup di Jakarta.

“Nanti kita atur agar abang becak beroperasi di rute-rute yang ditentukan. Nantinya menjadi angkutan lingkungan,” ucap Anies.

Koordinator JRMK (Jaringan Rakyat Miskin Kota) Eni Rochayati mengungkapkan selama ini becak selalu menjadi objek garukan pemda. Pemerintah juga tidak memberikan ruang solusi bagi para penarik becak.

“Kami berkali-kali menyusun konsep agar becak menjadi angkutan lingkungan. Ini masih dibahas dan proses penyusunan. Mohon dukungannya dari pemerintah juga jangan ada penggarukan becak,” ucap Eni.
Becak Akan Kembali ‘Dihidupkan’, Anies Baswedan Janji Sediakan Rute Khusus
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menyapa warga di acara Community Action Plan (CAP) di Kawasan Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (14/1/2018).

Program CAP ini merupakan kelanjutan dari kontrak politik Anies kepada JRMK saat maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Kontrak tersebut berisi lima hal yakni perubahan tata ruang perkampungan, legalisasi lahan perkampungan, program hunian terjangkau untuk rakyat miskin serta perizinan usaha bagi PKL dan bantuan alih profesi bagi tukang becak. (jurnalindonesia.id)

[http://news.moslemcommunity.net]
Banner iklan disini
loading...