Keren Tv One Memang Beda, Malam Tahun Baru "Hadirkan" Tausiyah Ustadz Abdul Somad dalam Acara Indonesia Bertasbih






Keren Tv One Memang Beda, Malam Tahun Baru Hadirkan Ustadz Abdul Somad dalam Acara Indonesia Bertasbih
Screenshoot IG damai_tvone

Moslemcommunity.net - Dilansir dari Islamedia, Stasiun Televisi TVONE akan menghadirkan Ulama asal Riau Ustadz Abdul Somad dalam acara Indonesia Bertasbih jelang pergantian tahun.

Rencananya Ustadz Abdul Somad akan tampil di TVONE pada hari Ahad, 31 Desember 2017 mulai pukul 21:00 WIB.

Namun menurut informasi yang beredar dikutip dari Tv One hanya akan menampilkan rekaman tausiyah beliau saja. Karena pada waktu yang bersamman beliau sedang melaksanakan umrah di Masjidil Haram.


Keren Tv One Memang Beda, Malam Tahun Baru Hadirkan Ustadz Abdul Somad dalam Acara Indonesia Bertasbih

Informasi ini juga dipublikasikan oleh akun instagram @tvonenews yang mengunggah video Ustadz Abdul Somad yang mengajak masyarakat Indonesia menonton TVONE jelang pergantian tahun.

"Saksikan Indonesia Bertasbih, Tanggal 31 Desember 2017, mulai pukul 21:00 WIB di TV One, Ingat hanya di TV ONE, jangan lupa" ujar Ustadz Abdul Somad.

A post shared by damai indonesiaku (@damai_tvone) on



Teringat tulisan DR. Moeflich Hasbullah, Ia menulis judul "Ustadz ABDUL SOMAD: THE PHENOMENON", Pakar Sejarah Islam, Dosen UIN Sunan Gunung Djati ini dalam tulisannya menyatakan bahwa Ustadz Abdul Somad kini sudah jadi fenomena. Fenomena dalam gerakan Islam Indonesia kontemporer. Bisa dikatakan, ia fenomena baru pasca Habib Rizieq. Bedanya, Rizieq pemimpin pergerakan (FPI) dan penggerak massa, Abdul Somad pendakwah, da'i, mubaligh. Kedua-duanya ulama berkharisma. Rizieq seorang habib, Abdul Somad bukan. Dua-duanya berwatak keras, bersuara lantang, ucapannya tegas dan wawasan keislamannya luas. Kelebihan Abdul Somad dari Rizieq adalah penguasaan sumber kitab-kitab klasiknya lebih lengkap.

Dalam diri Abdul Somad, banyak kelebihan yang merupakan gabungan dari beberapa sosok ulama-mubaligh masyhur di Indonesia. Lebih dari KH. Zainuddin MZ, Abdul Somad menguasai sumber-sumber klasik Islam atau kitab kuning sebagai sumber keilmuan dakwahnya. Bila Zainuddin MZ hafal membacakan teks Arab dakwahnya, Abdul Somad dengan nama kitabnya, nama pengarangnya, teks kalimatnya dan konteks kitab yang dikutipnya itu. Dan dalam penyebutan itu, ia hampir tidak pernah ada jeda berpikir dulu, daya ingatnya luar biasa, informasi sumber kitab langsung mengalir dari ingatannya. Kalangan ulama, kyai, habaib, ustadz dan mubaligh angkat topi atas penguasaan sumber-sumber kitab klasiknya, semuanya hormat.

[http://news.moslemcommunity.net]


Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: