VIDEO: Ular Piton Tak Sanggup Telan Kelelawar Raksasa, Ini yang Kemudian Terjadi

Ular piton kesulitan menelan kelelawar buruannya (Mailonline)

Moslemcommunity.net - Dunia hewan sering memperlihatkan hal-hal menarik di mata manusia. Seperti yang terjadi di Brisbane, Australia. Ada seekor ular piton bergelantungan di pohon sambil mencoba memangsa kelelawar.

Video aksi ular piton tersebut direkam oleh Tony Morrison dari Redland’s Snake Catcher. Tidak disangka ia melihat seekor ulat piton berukuran besar tengah bergelantungan di sebuah pohon.

Ular itu berhasil menangkap seekor kelelawar yang singgah di pohon tersebut, lalu melilitnya. 

Ular piton berusaha menelan kelelawar tapi terhalang sayap yang runcing.

Walaupun kelelawar itu sudah mati lama kerena dililit hingga remuk badannya, tampaknya ular tersebut kesulitan untuk menyantap makanannya. Dengan tubuh melilit kelelawar, ular piton itu mencoba menelan kepala kelelawar terlebih dahulu.

Namun, kuku dan sayap kelelawar yang runcing, membuat ular piton itu tidak tahu bagaimana cara menelan kepala kelelawar itu. Apalagi posisi ular itu tengah bergelantungan di cabang pohon.

Akhirnya ular itu menyerah dengan santapan kelelawarnya. “Ular itu tidak bisa menelan sayap kelelawar, jadi setelah setengah jam berusaha, ia menjatuhkan bangkai kelelawar itu ke tanah,” cerita Tony Morrison kepada situs Mailonline Australia.

Menurut Tony, ular piton karpet sering terlihat di area itu dan tidak mengancam manusia, tetapi lebih baik memindahkan hewan itu ke tempat yang lebih aman. “Kami biasa memindahkan ular dari jalanan ke semak-semak karena jalanan itu dilalui anak-anak yang akan ke sekolah,” tambah Tony.

Akibatnya hal itu tidak baik untuk hewan lainnya, karena ular lebih banyak mematuk daripada yang bisa ditelan hewan itu.  Sebagai informasi, ular piton karpet (Morelia spilotes) adalah ular terbesar dalam keluarga Pythonidae.

Hewan ini terdapat di Australia, Indonesia, Papua Nugini, Bismarck, dan Kepulauan Solomon. Berikut Videonya:



 intisarionline
Banner iklan disini
loading...