SADIS! Cuma Karena Ingin Liburan ke Jawa Diduga Jadi Motif Empat Pelaku Habisi Nyawa Sopir GO CAR

SADIS! Cuma Karena Ingin Liburan ke Jawa Diduga Jadi Motif Empat Pelaku Habisi Nyawa Sopir GO CAR
Ket Foto : Ekspos ungkap kasus pelaku pembunuhan terhadap sopir Gocar di Mapolresta Pekanbaru oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto (tengah), Kasat Reksrim Kompol Bimo Aryanto (kiri). (jurnalmetronews.com)

Moslemcommunity.net - Polresta Pekanbaru menciduk empat orang pelaku pembunuhan berencana terhadap sopir GO-CAR bernama Ardhie Nur Aswan (23). Motif mereka lantaran ingin mendapatkan uang untuk pergi liburan akhir tahun ke Yogyakarta dan Bandung.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto menyebutkan, keempat pelaku berinisial VH (20), MT (20), LP (20) dan FS (20). Semuanya diamankan di tempat dan waktu yang berbeda.

"Jadi para pelaku ini pengen liburan ke Jogja dan ke Bandung. Tapi gak ada uang. Lalu mereka buat rencana dengan memesan GO-CAR ini. Nantinya mobil ini yang rencananya akan mereka jual sebagai modal buat pergi liburan itu," kata Susanto, Rabu (29/11).

Dijelaskan Susanto, tersangka VH dan MT ditangkap saat berada di Jalan Purwodadi, Pekanbaru, Sabtu (11/11). LP diciduk di daerah Simalungun-Sumatera Utara, Selasa (14/11). Selanjutnya tersangka FJ diamankan di Ciledug-Banten, Rabu (22/11).

"Para pelaku dijerat pasal tindak pidana pembunuhan berencana atau Pasal 340 KUHP. Ada unsur perencanaan, karena pelaku sudah membuat email palsu dan nomor handphone baru untuk memesan GO-CAR. Niatnya untuk menguasai mobil korban," kata Susanto.

Para pelaku juga sempat memesan dua sopir GO-CAR yang lainnya dengan lokasi penjemputan di karaoke koro-koro Jalan HR Subrantas, Kelurahan Tampan dan tujuan PO Medan Jaya, Minggu (23/10).

Namun karena kedua mobil itu tak memiliki nilai jual yang tinggi, para pelaku pun menolak pesanan tersebut. Sehingga mereka mengurungkan niatnya. ‎Para pelaku sebenarnya ada 6 orang, namun polisi baru menangkap 4 dan sisanya masih dalam pengejaran.

"Mobil awal yang dipesan pertama Agya karena Agya gak muat untuk pelaku enam orang. Jadi di-cancel. Lalu pesan lagi, yang datang mobil Avanza. Karena nilai jualnya rendah juga gak jadi. Kemudian ketiga mobil Ertiga, ini yang jadi dipesan karena nilai jualnya lebih tinggi," jelas Susanto.


merdeka.com
[http://news.moslemcommunity.net]
Banner iklan disini
loading...