Polisi di Pekanbaru Ringkus Penipu IRT yang Videonya VIRAL Nangis di Indomaret, Ternyata Pelaku....

Capture Video

Moslemcommunity.net - Tim Opsnal Polsek Limapuluh, Kota Pekanbaru Provinsi Riau meringkus pria berinisial AB alias Surianto terkait kasus penipuan. Bahkan kasusnya sempat Viral di Media Sosial (Medsos), setelah video korbannya, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tengah menangis di Indomaret beredar, sesaat setelah dikelabui pelaku.

Masih ingat dengan video IRT nangis-nangis di Indomaret Jalan Hangtuah Pekanbaru karena ditipu pria misterius yang menggunakan sepeda motor? Video yang diposting beberapa waktu lalu itu sempat Viral karena korban kehilangan sejumlah harta dan barang berharganya, yang dititip di jok motor milik pelaku.
Pasca kejadian itu, korban bernama Sofia melapor ke Polsek Limapuluh, Kota Pekanbaru. Dari situ, aparat pun melakukan penyelidikan dan akhirnya sukses meringkus AB pada Senin (27/11/2017) sore lalu, saat berada di sebuah hotel di Jalan Hangtuah Pekanbaru. Pria pengangguran ini pun dibuat tak berkutik oleh aparat berwajib.
Usut punya usut, Sofia mengenal AB sekitar tiga bulan lalu dari Media Sosial (Medsos). Berlanjut kemudian, pelaku menawarkan untuk mengantarkan IRT (Ibu Rumah Tangga) tersebut yang niatnya hendak ke Pekanbaru (Dari Pangkalan Kerinci, red) untuk mengurus urusan asuransi.

Tanpa sadar, Sofia termakan tipu daya AB. Mereka lalu sepakat bertemu di Jalan Imam Munandar (Harapan Raya, red), 15 November 2017. AB datang dengan sepeda motor menjemput Sofia. Setelah urusan selesai, pelaku menyuruh korban (Sofia) untuk meletakkan tas yang dibawanya ke dalam jok sepeda motor. Lagi-lagi ini hanya siasat AB saja.

Kemudian pelaku mengajak korban makan. Sebelum itu mereka sempat berhenti di Indomaret Jalan Hangtuah dan pelaku memberikan uang sebesar Rp50.000 kepada wanita tersebut dan menyuruhnya membeli makanan. Itulah saat terakhir Sofia melihat AB, lantaran pelaku kabur sesaat setelah korban masuk ke Indomaret.

Atas kejadian ini, Sofia harus merelakan tas berisi uang tunai Rp200 ribu, uang Ringgit Malaysia sekitar Rp1 juta (jika di tukarkan dengan Rupiah, red) uang Thailand Rp1 juta (jika di tukarkan ke Rupiah, dua unit handphone dan surat surat penting miliknta raib, dengan total kerugian senilai Rp8,3 juta.

kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto saat jumpa pers terkait terungkapnya kasus IRT yang ditipu oleh pelaku berinisial AB, Rabu siang kemarin

AB berhasil ditangkap, setelah polisi mempelajari rekaman CCTv di tempat kejadian. Dari situ pengejaran pun dimulai hingga pelaku berhasil diciduk di hotel tersebut. Kepada aparat berwajib, pria ini mengakui perbuatannya, di mana barang berharga yang dicuri dari Sofia, ia simpan di rumah.

"Kita geledah di sana dan berhasil diamankan barang bukti tersebut. Selanjut pelaku dibawa ke Polsek Limapuluh untuk dilakukan proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut," tutur Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto saat jumpa pers kasus ini di Polsek Limapuluh, Rabu siang tadi, didampingi Kapolsek Kompol Angga F Herlambang dan Kanit Reskrim Ipda M Bahari Abdi.

Atas perbuatannya ini, kata Kombes Susanto, AB terancam dijerat Tindak Pidana Penipuan sesuai Pasal 378 KUHP. Turut diamankan pula sepeda motor Nmax miliknya, handphone, surat penting serta uang Ringgit Malaysia yang dicuri dari Sofia menggunakan modus penipuan itu.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Limapuluh Ipda M Bahari Abdi menuturkan, aksi penipuan yang dilakukan AB tersebut bukan kali itu saja. Pengakuan yang bersangkutan, setidaknya sudah lima kali ia melancarkan kejahatan serupa, dengan sasarannya kaum hawa (Wanita, red). "Semuanya dilakukan di Pekanbaru," ucapnya kepada GoRiau.com.

goriau.com

Berikut video Ibu  Sofia yang sempat viral di medsos:






[http://news.moslemcommunity.net]
Banner iklan disini
loading...