Telat Menikah di Usia 30an, Nasihat Pasangan Ini untuk Para Jomblo Bikin Haru dan Jadi Viral







Bagi yang sudah memasuki usia menikah namun belum juga menemukan jodohnya, pasti akan sering mendengar pertanyaan,"Kapan nikah?".

Sebuah pertanyaan sederhana yang terkadang bisa membuat orang galau tingkat dewa.

Dilansir dari Ohbulan, seorang pria dari Malaysia ini membagikan kisah cintanya dengan sang istri.

Pria yang memiliki akun Facebook Faridzul Nasaruddin tersebut merasa termasuk orang yang sedikit terlambat untuk menikah.

Ia baru menikah ketika dirinya dan sang istri telah berusia 30 tahun.

Keduanya sebenarnya merupakan pasangan kekasih di masa kuliah.

Namun mereka sempat berpisah dan tidak saling berkomunikasi selama hampir lima tahun.

Tapi siapalah yang tahu takdir Tuhan.

Berpisah dan tak saling bertemu selama itu, akhirnya Tuhan memberikan jalan untuk saling bersatu.

Bukankah benar sekali kata pepatah itu, jika memang berjodoh tak akan kemana?

Selain berkisah tentang cerita cintanya, pria itu juga memberikan nasihat yang sangat bijak untuk para jomblo.

Penuturannya di Facebook itu pun kemudian menjadi viral.

Hingga tulisan ini dibuat, postingan Faridzul telah dibagikan sebanyak 6.071 kali dan mendapat 15 ribu like.

Berikut merupakan cerita dan nasihat Faridzul untuk para jomblo :

Kami terlambat menikah

*Ini status yang sangat panjang.

Ya, jika diukur dengan neraca Melayu dan kebiasaan masyarakat, kami bisa dibilang terlambat menikah.

Masing-masing dari kami telah berusia 30 tahun.

Banyak orang di usia kami ini telah memiliki seorang anak kecil.

Ceritanya, dulu kami sempat dekat saat masa kuliah.

Selesai kuliah, saya pun mulai bekerja.

Pendek cerita, akhirnya saya memutuskan hubungan dengan dia karena beberapa pertimbangan.

Mulai saat itu kami berpisah. Saya dengan hidup saya. Dia dengan hidupnya.

Kami tidak bertemu, kami tidak bertanya kabar, kami benar-benar putus hubungan.

Lima tahun dari hari itu, Tuhan tampaknya menghubungkan kami kembali.

Sekitar Februari tahun lalu, cerita kami di mulai kembali.

Keluarga saya kembali menyebut namanya, Fazilah Hussein.

Singkat cerita lagi, akhirnya kami menikah pada 8 Juli 2016.

Tentu kami harus melewati banyak hal sebelum menikah, tak cukup ruang jika harus diceritakan dalam status ini.

Saya sempat kehilangan kepercayaan pada cinta dan wanita.

Dia pun tampaknya pernah mengalami fase yang sama.

Tapi yang ada, takdir Tuhan adalah rahasia yang paling indah.

Rencana Tuhan adalah hadiah yang paling sempurna.

Satu hal yang saya tak pernah berhenti percaya.

JUST GO WITH THE FLOW

Tuhan tak akan pernah memberikan hal yang buruk pada orang yang selalu percaya padanya.

Bahkan orang yang buruk di mata kita, bisa jadi justru adalah orang-orang yang terbaik, percayalah.

Orang mungkin akan bertanya, mengapa saya menuliskan cerita ini?

Jawabannya, semua ini sebenarnya adalah untuk diri saya sendiri.

Saya ingin agar kisah saya bersama istri tetap abadi di kronologi Facebook saya.

Karena, banyak hal yang harus saya lewati hingga saya menikah di usia saya yang sudah 30 tahun.

Jadi, saya ingin agar saya selalu ingat untuk tidak lagi memberi rasa sakit pada orang lain.

Setelah hari ini, di kehidupan saya berikutnya, saya masih berpegang pada dasar yang sama.

Yaitu, JUST GO WITH THE FLOW.

Berjalan saja seperti apa adanya, maka semuanya akan baik-baik saja dan sempurna.

Terakhir, untuk kawan-kawan yang masih belum bertemu jodoh.

Serius, jangan khawatir.

Berjalan saja ikuti arusnya, jangan melawan.

Tetaplah percaya pada Tuhan, maka Dia akan memberikan yang terbaik untuk Anda. (*)
MeasureMeasure



Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: